Perbandingan Efektivitas Asam P-Metoksi Sinamat Sebagai Tabir Surya Dalam Sistem Solid Nanoparticle Dan Simple Cream['

  • Desi Alviolina STIKES AS SYIFA KISARAN
  • Yulia Kusumanti STIKES AS SYIFA KISARAN

Abstract

Sinar matahari merupakan sumber energi terbesar yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Ada 2 efek yang dimiliki oleh penyinaran sinar matahari yaitu efek menguntungkan dan efek merugikan. Efek merugikan ini disebabkan adanya radiasi oleh sinar ultraviolet. Untuk menghindari efek merugikan ini, manusia membutuhkan tabir surya. Secara kimia, tabir surya dapat mengabsorbsi sinar UV. Salah satu contoh golongan senyawa yang dapat mengabsorbsi UV adalah golongan sinamat seperti Asam para- Metoksi Sinamat. Solid Lipid Nanoparticle merupakan sistem penghantaran obat dan kosmetik. SLN memiliki beberapa kelebihan seperti efek emolien, memiliki oklusifitas yang tinggi, memiliki daya penjebakan bahan aktif dan juga dapat menurunkan toksisitas. Salah satu metode yang dapat digunakan pada pembuatan SLN adalah High Shear Homogenization yang dilakukan dengan kecepatan tinggi yaitu 24.000 rpm, dengan komponen lipid Beeswax-GMS 50:50. Pada penelitian ini ingin diketahui bagaimana efektivitas tabir surya dalam sistem SLN bila dibandingkan dengan sistem simple cream dengan menggunakan modifikasi rumus Petro yang dilakukan dengan alat spektrofotometer. Dari karakterisasi yang dilakukan, SLN memiliki ukuran yang lebih kecil dan daya penjebakan yang tinggi sebesar 84,10%. Dari uji Sun Protection Factor (SPF) yang dilakukan secara in vitro, diketahui bahwa komponen penyusun dapat mengabsorpsi sinar UV. Selain itu, SLN- APMS juga memiliki harga SPF yang lebih tinggi dibandingkan sediaan krim APMS. Dari harga SPF tersebut maka dapat disimpulkan SLN meningkatkan efektivitas tabir surya karena ukuran partikelnya.

 

Published
2023-10-30